Tampilkan postingan dengan label Selamat Hari Raya Saraswati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selamat Hari Raya Saraswati. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juni 2016

Ada yang tahu, Mengapa Persembahyangan Saraswati mesti Pagi hari?

Menurut Bapak Q, Umat Hindu
merayakan hari suci Saraswati. Hari yang dimaknai sebagai saat turunnya ilmu pengetahuan itu biasanya dirayakan dengan menghaturkan sesaji ke hadapan Sang Hyang Aji Saraswati pada pagi hari. Para tetua mengingatkan agar persembahyangan Saraswati tidak melewati siang hari. Mengapa?
Persembahyangan Saraswati pada pagi hari sejatinya didasari pertimbangan pagi hari sebagai satwika kala atau hari yang paling baik. Dalam Hindu, waktu, dibagi menjadi tiga yakni satwika kala (pagi hari), rajasika kala (siang hingga sore hari) dan tamasika kala

Kamis, 23 Juni 2016

Ada yang Unik dari Hari Raya Saraswati, Apakah itu..


Menurut Bapak Q, Dewi Saraswati diyakini sebagai manifestasi Tuhan Yang Maha Esa dalam fungsi-Nya sebagai dewi ilmu pengetahuan. Dalam berbagai lontar di Bali disebutkan "Hyang Hyangning Pangewruh." Di India umat Hindu mewujudkan Dewi Saraswati sebagai dewi yang amat cantik bertangan empat memegang: wina (alat musik), kropak (pustaka), ganitri (japa mala) dan bunga teratai. Dewi Saraswati dilukiskan berada di atas angsa dan di sebe-lahnya ada burung merak. Dewi Saraswati oleh umat di India dipuja dalam wujud Murti Puja. Umat Hindu di Indonesia memuja Dewi Saraswati dalam wujud hari raya atau rerahinan.